Rahasia Ibadah Haji Menurut Imam Ghazali
http://islamiwiki.blogspot.co.id/2014/03/rahasia-ibadah-haji-menurut-imam-ghazali.html
mam Ghazali rahimahullah menjelaskan tentang rahasia haji yaitu sebagai
berikut :
- Disyariatkannya ibadah haji sebagai pengganti dari ruhbaniyah (kerahiban, kependetaan) yang dilakukan oleh umat-umat sebelumnya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits: “Allah menjadikan ibadah haji sebagai ruhbaniyah umat ini.”
Allah
memuliakan al-Bait al-‘Atiq (rumah yang lama, ka’bah) dengan menyandarkan
namaNya pada rumah itu, Baitullah (Rumah Allah). Allah jadikan Baitullah
sebagai kiblat seluruh hambaNya. Allah jadikan disekitarnya tanah suci (haram),
disebabkan adanya ka’bah. Allah jadikan Padang Arafah seperti pancuran
air dihalaman telagaNya (haudh). Allah menguatkan kesucian tanahnya dengan
mengharamkan berburu dan menebang pohon di dalamnya. Allah memerintahkan kepada
seluruh hambaNya yang datang kesana seperti seorang rakyat jelata datang kepada
rajanya. Dengan menggunakan pakaian ihram, tidak menutupi kepalanya, tubuh yang
berdebu, penuh ketawadhu’an, khusu’ dengan mengakui keagungan dan kesucianNya.
Sebab
itulah, amalan-amalan dalam ibadah haji banyak yang tidak dapat dilogikakan.
Dengan tujuan agar setiap orang yang mengerjakan ibadah haji, semata-mata hanya
ingin beribadah kepada Allah dan menghambakan dirinya dengan mengerjakan apa
yang diperintahkan kepadanya, tanpa harus mengetahui tujuan dari perintah tersebut.
![]() |
| 0813 2839 7279 Jasa Umroh Murah Jogja |
- Kita hendaknya harus menyadari bahwa perjalanan menunaikan ibadah haji bagaikan perjalanan ke akhirat. Sehingga setiap perbuatan yang dilakukan harus berkaitan dengan perkara akhirat.
1. Ketika kita
akan berpisah dengan keluarga seakan-akan kita sedang menghadapi sakaratul
maut.
2. Ketika
keluar dari negerimu seakan-akan kita keluar dari dunia ini.
3. Ketika naik
kendaraan sekan-akan kita naik peti jenazah.
4. Ketika
memakai pakaian ihram seakan-akan kita memakai kain kafan.
5. Ketika kita
menuju miqat (batasan tanah halal dengan tanah haram) seakan-akan kita keluar
dari dunia menuju miqat (batas) hari kiamat.
6. Rintangan
yang kita hadapi diperjalanan seakan-akan kita menghadapi pertanyaan malaikat
Munkar dan Nakir.
7. Binatang-binatang
ular dan kalajengking di kuburan.
9. Talbiyah
yang dikumandangkan bagaikan ucapan setelah dibangkitkan dari kubur.
Begitu pula dengan seluruh amalan-amalan ibadah
haji lainnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar